Notification

×

Tag Terpopuler

Tajuk Investigasi: Perjudian Gelper di Seroja, Dadu di Batavia, Sabung Ayam di Sei Binti Merajalela - Sagulung Darurat Judi

Minggu, 11 Oktober 2026 | Oktober 11, 2026 WIB Last Updated 2026-10-11T12:45:37Z
Foto: Kolase/Ilustrasi (Dok. Sorottuntas.com)

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Apa jadinya jika perjudian dibiarkan merajalela di tengah warga? RT/RW diam tak berdaya. Lurah sibuk cari alibi. Camat tak punya keberanian. Polisi setempat terkesan tutup mata.


Itulah yang terjadi di Sagulung, Batam. Bukan lagi satu titik. Kini Sagulung diduga menjadi surganya segala jenis perjudian. Bukan hanya Gelper berkedok ketangkasan, tapi juga Judi Dadu dan Judi Sabung Ayam.


1. Gelper Berkedok Ketangkasan di Pemukiman Kavling Seroja


Bukan rahasia umum, Gelper berkedok ketangkasan diduga menjadi mesin judi elektronik yang memangsa masyarakat kecil setiap hari. Warga resah, pemuda, remaja dan anak-anak jadi korban. Suara mesin jackpot meraung hingga larut malam di dekat rumah warga.


Bareskrim Mabes Polri pernah menggerebek. Saat itu semua pelaku tiarap, meja tutup, lampu mati. Namun tak lama, kembali beroperasi.


Jika sudah digerebek Mabes Polri saja masih buka lagi, siapa yang membekingi? Ini menjadi pertanyaan besar publik.


2. Judi Dadu di Ruko Kosong di Komplek Batavia


Tak hanya Gelper, di wilayah Batavia, Sagulung, aktivitas judi dadu diduga beroperasi di deretan ruko-ruko kosong. Lokasi yang seharusnya jadi pusat ekonomi warga, kini diduga disulap jadi arena kocok dadu.


Aktivitas dilakukan tertutup, sekeliling ruko setengah tertutup oleh pagar seng, namun keluar masuk pemain terlihat jelas hingga dini hari. Warga sekitar takut melapor karena diduga ada oknum yang membekingi.


3. Judi Sabung Ayam di Kelurahan Sei Binti


Lebih lagi di Kelurahan Sei Binti, Sagulung. Arena sabung ayam diduga beroperasi di lahan kosong disekitar kebun warga. Taruhan ratusan ribu hingga jutaan rupiah per taji. Ayam diadu sampai mati, uang berputar bebas. Ini bukan tradisi, ini perjudian murni yang melanggar KUHP tentang perjudian.


RT/RW Tak Berdaya, Lurah Camat Cari Alibi 


Ketua RT/RW terlihat tak berdaya. Laporan sudah disampaikan ke Kelurahan, tapi jawaban selalu normatif. Pemerintah Kelurahan sibuk mencari alibi. Pemerintah Kecamatan Sagulung tidak punya keberanian untuk menutup dan menghentikan kegiatan.


Oknum Aparat Diduga Jadi Pelaku, Oknum Wartawan Diduga Jadi Koordinator Uang Bungkam 


Parahnya lagi, informasi di lapangan menyebut dugaan keterlibatan oknum aparat sebagai pelaku dan pemodal di balik Gelper tersebut. Sementara oknum wartawan diduga menjadi koordinator pembagi uang koordinasi agar pemberitaan tidak dimuat.


Harapan Terakhir: Tokoh Agama Bersatu Selamatkan Umat


Ketika semua pintu birokrasi dan aparat diduga buntu, harapan terakhir adalah masyarakat bersatu. Sebagai pintu terakhir adalah bersatunya tokoh-tokoh agama, ustadz, pendeta, pemuka masyarakat Sagulung.


Selain judi online yang merampas tabungan rakyat, ada juga judi elektronik, judi dadu, dan sabung ayam yang merajalela di lingkungan warga. Masyarakat menjadi mangsa.


Jika tokoh agama diam, maka lengkap sudah. Sagulung akan resmi jadi kampung kasino. Dari Gelper di pemukiman, Dadu di ruko kosong Batavia, hingga Sabung Ayam di Sei Binti.


Redaksi mendesak Kapolda Kepri baru Irjen Pol Suhendri, Kapolresta Barelang, dan Bareskrim Mabes Polri untuk tidak hanya grebek sesaat, tapi tutup permanen dan seret pemodalnya.


Tutup Gelper berkedok judi di pemukiman Sagulung. Gerebek ruko kosong Batavia. Bubarkan sabung ayam di Sei Binti. Periksa izinnya. Periksa aliran uang koordinasinya.


Catatan Redaksi: Dugaan keterlibatan oknum aparat, dan oknum wartawan sebagai koordinator uang koordinasi, serta aktivitas judi di Batavia dan Sei Binti masih dalam asas praduga tak bersalah dan memerlukan verifikasi aparat berwenang.(Red)

×
Berita Terbaru Update