- Advertisement -

NASIONAL

OPINI

- Advertisement -

Kurang dari Sepekan, Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman Dua Paket Ganja

By On Juni 24, 2022

Bea Cukai Batam menggagalkan dua paket kiriman ganja dari Medan menuju Samarinda pada 13 Juni 2022 dan Bandung pada 16 Juni 2022.

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Bea Cukai Batam menggagalkan dua paket kiriman ganja dari Medan menuju Samarinda pada 13 Juni 2022 dan Bandung pada 16 Juni 2022. Modus yang sama digunakan dalam dua kasus tersebut dengan cara memasukkan ganja dalam paket barang kiriman. 

Melalui sinergi dengan Direktorat Interdiksi Narkotika, Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat, Bea Cukai Bandung, dan Bea Cukai Samarinda, informasi olahan tim cyber crawling Bea Cukai mampu gagalkan pengiriman paket ganja dengan total 4,1 kilogram.

Strategi Bea Cukai Batam dalam melindungi dan mengawasi negeri terus berkembang dari waktu ke waktu. Dengan tren penyelundupan narkotika yang semakin beragam, Bea Cukai Batam berupaya untuk melakukan cyber crawling guna mendapatkan dan mengolah informasi melalui internet dan media sosial.

Kesuksesan yang dicapai oleh tim cyber crawling Bea Cukai Batam dalam operasi ditunjukkan dari keakuratan dan ketepatan olahan informasi dalam menggagalkan penyelundupan ganja.

Hasil olahan informasi yang diperoleh dari cyber crawling Bea Cukai Batam bermanfaat bagi Bea Cukai Batam sendiri dan kantor Bea Cukai lainnya. 

Dengan sinergi dan kolaborasi, informasi hasil cyber crawling Bea Cukai Batam dapat ditindaklanjuti dengan baik, sehingga mampu menggagalkan peredaran ganja di Indonesia.

Undani, Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam menyampaikan, informasi olahan cyber crawling dari Bea Cukai Batam telah membantu menggagalkan peredaran ganja di Kota Samarinda.

“Pada Senin, 13 Juni 2022, berdasarkan informasi yang diolah oleh tim cyber crawling Bea Cukai Batam dan sinergi Direktorat Interdiksi Narkotika, Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur, Bea Cukai Samarinda, dan Badan Narkotika Nasional Kota Samarinda, penyelundupan ganja dapat digagalkan,” ujar Undani.

Penyelundupan yang dilakukan dengan modus barang kiriman melalui jasa ekspedisi tersebut berhasil digagalkan. Dengan cepat, Bea Cukai Samarinda melakukan pemeriksaan dan penegahan barang yang diduga berisi ganja.

Bersama dengan Badan Narkotika Nasional Kota Samarinda, tim gabungan melaksanakan Control Delivery untuk mengetahui posisi penerima barang dan modus operandi.

“Dari hasil pemeriksaan tim gabungan, telah diamankan pria dengan inisial W yang diduga adalah penerima barang. Setelah dilakukan pemeriksaan, didapati satu buah paket kiriman yang berisi tiga bungkus plastik transparan berisi narkotika golongan I dengan jenis ganja, dengan total berat kotor 2,563 kilogram. Atas barang bukti tersebut dibawa ke Badan Narkotika Nasional Kota Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” sambung Undani.

Undani juga memaparkan kronologi kejadian pengamanan paket barang kiriman ganja menuju kota Bandung, Kamis, 16 Juni 2022, dengan sinergi dan kolaborasi dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat dan Bea Cukai Bandung, penyelundupan ganja berhasil digagalkan. 

Paket barang kiriman yang diduga berisi ganja diamankan dan diperiksa. Dari pemeriksaan, diketahui penerima barang tersebut berinisial A dan ditemukan barang bukti diduga ganja dengan berat kotor 1,6 kilogram. 

"Melalui koordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, bersama-sama dilakukan proses Control Delivery. Barang bukti yang telah diamankan kemudian diserahkan kepada Polrestabes Kota Bandung untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,” ucap Undani.

Tren penyelundupan yang semakin beragam menuntut Bea Cukai untuk semakin berperan aktif dan melakukan inisiatif dalam melindungi negeri. Dengan terus melakukan sinergi dan kolaborasi, tim cyber crawling Bea Cukai Batam dapat terus melakukan pengawasan dengan suplai informasi yang diberikan. (*)

Jelang Lebaran, Bea Cukai Batam Amankan Kapal Cepat Berisi Ratusan Ribu Rokok Ilegal

By On April 27, 2022

 

Bea Cukai Batam berhasil amankan barang bukti berupa 1 (satu) unit kapal HSC tanpa nama, dan 60 karton dengan total 768.000 batang hasil tembakau jenis SKM yang tidak dilekati pita cukai.

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Bea Cukai Batam terus tunjukkan komitmen dalam melakukan pengawasan untuk dapat melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal dan berbahaya. Komitmen tersebut dibuktikan melalui keberhasilan Bea Cukai Batam menangkap 1 (satu) unit kapal High Speed Carrier (HSC) yang memuat hasil tembakau ilegal sebanyak 768.000 batang. 

Penangkapan kapal tersebut dilakukan pada Senin, 25 April 2022, di area perairan Pulau Petong. Undani, Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, memaparkan kronologi kejadian penangkapan kapal HSC tersebut. 

Kronologi penangkapan berawal dari patroli rutin yang dilakukan oleh Bea Cukai Batam pada Senin, 25 April 2022.

“Kapal patroli Bea Cukai Batam melakukan tugas patroli rutin pada sektor perairan Punggur dan sekitarnya. Berbekal informasi dari masyarakat, pada Senin, 25 April 2022 pukul 21.00 WIB, terdapat kapal HSC yang sedang melakukan giat di perairan jembatan 6 Pulau Galang Batam dengan tujuan Pulau Guntung. Diduga kapal HSC tersebut membawa barang yang tidak dilengkapi dokumen kepabeanan dan cukai,” ujar Undani.

Kemudian, kapal patroli Bea Cukai Batam segera bertolak dari perairan Punggur menuju lokasi tempat untuk memotong jalur yang akan dilewati oleh kapal HSC tersebut.

“Dengan cepat, kapal patroli Bea Cukai Batam berhasil menegah kapal HSC tersebut pada hari Selasa, 26 April 2022, pukul 00.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan singkat, ditemukan muatan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) sebanyak 60 karton dengan total 768.000 batang hasil tembakau jenis sigaret kretek mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai,” pungkas Undani.

Setelah dilakukan penangkapan, barang bukti berupa 1 (satu) unit kapal HSC tanpa nama, dan 60 karton dengan total 768.000 batang hasil tembakau jenis SKM yang tidak dilekati pita cukai dibawa ke gudang tangkapan Bea Cukai Batam yang berlokasi di Tanjung Uncang guna pemeriksaan lebih lanjut. 

Bersama barang bukti tersebut, diamankan seorang laki-laki berinisial MU, yang berperan sebagai nakhoda.

“Pelaku diduga melanggar Pasal 54 Undang-Undang Cukai, yaitu menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1), dan/atau Pasal 56 Undang-Undang Cukai, yaitu menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut harus diduganya berasal dari tindak pidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun, dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar,” pungkas Undani.

Perkiraan nilai barang yang di tegah mencapai angka Rp. 875.520.000 dengan total potensi kerugian negara Rp. 541.348.000. Terhadap barang bukti tersebut selanjutnya dilakukan penyidikan untuk mendalami perkara.

Beredar Video Seorang Ibu Tega Tusuk Putrinya Sendiri Saat Dibangunkan Sahur

By On April 18, 2022

Foto ilustrasi kekerasan terhadap anak 

SOROTTUNTAS.COM - Beredar sebuah video dan menjadi viral di Facebook, dimana seorang ibu tega menusuk putrinya sendiri yang mana informasinya si Ibu tidak terima saat dibangunkan oleh putrinya untuk makan sahur.

Video ini diunggah oleh pemilik akun Dapoer Buna pada hari Minggu (17/04/2022) dan mendapat banyak tanggapan dari netizen.

Dalam postingan yang diunggah oleh akun Dapoer Buna tersebut disertakan keterangan kronologi penusukan yang dilakukan seorang ibu terhadap putrinya tersebut.

Video yang diunggah oleh akun Dapoer Buna.

"Kronologi Sih anak membangunkan ibunya untuk sahur, namun sih ibu marah dan langsung menikam (menusuk) leher anaknya. Memang kita harus terima kenyataan bahwa di dunia ini tidak semua orang tua baik dan layak jadi orang tua. Ada apa dengan dunia wanita khususnya para ibu? Makin hari makin sakit zaman sekarang," tulis akun tersebut.

Lanjutnya lagi, "Semoga cepat diproses ya bu, kasihan kalau anaknya harus kembali serumah dengan ibu seperti ini. Please mental health anaknya pasti keganggu banget," tutup akun tersebut. 

Postingan ini mendapat ribuan tanggapan dan dan dibagikan lima ribu kali lebih.

Namun terkait kebenaran dari informasi tersebut, belum ada pihak yang dapat dimintai keterangan.(red)


Sembunyikan Sabu Dalam Dubur, BC Batam Berhasil Gagalkan Tiga Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu

By On April 14, 2022

Tersangka 1

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Pengiriman Narkotika jenis sabu (methamphetamine) berhasil digagalkan oleh Bea Cukai Batam. Sabu (methamphetamine) yang diselundupkan dengan modus disembunyikan di dalam dubur dilakukan penindakan oleh petugas Bea dan Cukai di Bandar Udara Internasional Hang Nadim pada Kamis, 7 April 2022.

Undani, Kepala Seksi Layanan Informasi membenarkan tangkapan Bea Cukai Batam tersebut.

Tersangka 2

“Bea Cukai Batam melakukan penindakan terhadap methamphetamine di Bandara Hang Nadim. Modus yang digunakan pelaku, barang terlarang tersebut disembunyikan di dalam dubur,” ucap Undani.

Kronologi kejadian berdasarkan pengembangan dari penindakan narkotika, petugas Bea dan Cukai melakukan pencarian penumpang yang menjadi terduga membawa barang terlarang tersebut pada Kamis, 7 April 2022. 

Terjadi 3 (tiga) penindakan sekaligus yang dilakukan Bea Cukai Batam dalam waktu satu hari. Kepada tiga tersangka dengan inisial BA (22), ZA (25), dan Z (25) dilakukan tes urin, dan ketiga tersangka positif menggunakan methamphetamine dan amphetamine. 

Tersangka 3

Petugas Bea dan Cukai kemudian melakukan body checking dan mengecek dubur tersangka.

“Tersangka dibawa ke Rumah Sakit (RS) Awal Bros untuk dilakukan pemeriksaan rontgen. Hasilnya didapati masing-masing 4 (empat) bungkus plastik barang bukti dari masing-masing tersangka, yang disembunyikan di dalam badan tersangka,” pungkas Undani.

4 (empat) bungkus plastik barang bukti dari masing-masing tersangka

Bungkusan plastik yang dibawa oleh tersangka tersebut masing-masing dibuka untuk diambil sampel dan diuji menggunakan narcotest untuk memastikan isi dari plastik tersebut. 

Dari hasil narcotest diketahui bahwa isi bungkusan plastik tersebut positif mengandung narkotika berupa sabu (methamphetamine).

Total barang bukti berupa 12 (dua belas) bungkus plastik berisi methamphetamine dengan total berat bruto 811,3 gram berhasil diamankan oleh Bea Cukai Batam. 

Atas barang bukti tersebut dilakukan penegahan dengan Surat Bukti Penindakan (SBP) dengan nomor SBP-N-03, SBP-N-04, dan SBP-N-05 tanggal 7 April 2022.

Terhadap tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam untuk diproses lebih lanjut. 

Selanjutnya barang bukti dan tersangka diserahterimakan ke Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Kepulauan Riau dengan dibuatkan Berita Acara Serah Terima (BAST) untuk proses lebih lanjut.


Tiduri Pacar Berusia 16 Tahun,  Pemuda ini Terpaksa Liburan Panjang di Sel Tahanan

By On April 11, 2022

Pelaku pencabulan terhadap remaja 16 tahun di Tanjungbalai berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tanjung Balai.

TANJUNGBALAI, SOROTTUNTAS.COM - Kisah asmara Surya Amanda alias Surya (23) Pria warga Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai ini akhirnya berujung di penjara, dan harus menjalani puasa ramadhan hingga liburan lebaran di dalam sel tahanan Mapolres Tanjungbalai.

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tanjung Balai menangkapnya atas laporan kasus dugaan tindak pidana perbuatan pencabulan (persetubuhan) terhadap anak perempuan dibawah umur.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP Eri Prasetyo kepada Wartawan, Senin (11/4/2022). Kasat Reskrim AKP Eri Prasetyo mengatakan, pelaku berhasil diamankan pada hari Sabtu 9 April 2022 sekita Pukul 22.00 Wib.

"Kasus ini terungkap berawal dari laporan ibu kandung korban pada hari Rabu 2 Maret 2022 melaporkan hal yang di alami anaknya sebut saja Bunga (16) ke Polres Tanjung Balai," ungkap AKP Eri.

Tuturnya lagi bahwa Perbuatan pencabulan itu di lakukan tersangka terhadap Bunga terjadi sejak Minggu 25 Desember 2021 di suatu Hotel KM 7 Kota Tanjung Balai.

"Menurut pengakuan pelaku dirinya mengenal korban melalui media sosial facebook lalu berpacaran sejak bulan Oktober 2020 sampai dengan bulan Desember 2021," bebernya.

Kemudian selama berpacaran Tersangka sudah melakukan persetubuhan dengan korban lebih dari 10 kali dan yang terakhir kali pelaku katanya meniduri pacarnya Bunga, saat tersangka menjumpai korban di Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso.

"Lalu pelaku mengajak korban ke suatu Hotel di KM 7 tersebut, dan disitulah pelaku dengan pacarnya (korban) kembali melakukan hubungan selayaknya suami istri," kata AKP Eri.

Mengetahui hal tersebut orang tua korban merasa keberatan dan melaporkan ke Polres Tanjungbalai untuk ditindaklanjuti melalui proses hukum yang berlaku.

Dari hasil Penyelidikan, Pada hari Sabtu tanggal 9 April 2022 Pukul 21.00 Wib, tersangka Surya Amanda alias Surya sedang berada di tempat kerjanya di sekitar Lapangan Pasir Kota Tanjung Balai.

Selanjutnya dari hasil penyelidikan tersebut, tersangka SA di amankan Tim Opsnal Sat Reskrim dipimpin Oleh Kanit Idik II Ipda M Reza Fahrurozy, S.Trk bersama Kanit Idik I Ipda DJH. Manulang yang langsung menuju ke tempat kerja pelaku di sekitar Lapangan Pasir Kota Tanjung Balai.

"Guna proses lebih lanjut sesuai Hukum yang berlaku, pelaku di boyong petugas ke Mapolres Tanjungbalai," ucap AKP Eri.

Dalam kasus ini pelaku terancam dipersangkakan pasal 81 ayat (2) Subs pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016.

"Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No. 1 tahun 2016 atas perubahan kedua UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," ungkapnya. 

Liputan : Eko Franata

Editor : Hendrik Restu F 

Satreskrim Polres Labuhanbatu Amankan Pelaku Pembakar Pemanen Kelapa Sawit di Kampung Rakyat

By On Maret 16, 2022

Tersangka kasus pembakaran anggota pemanen kebun buah kelapa sawit (tengah)
Juliandi Alias JD (47) tahun.

LABUHANBATU, SOROTTUNTAS.COM - Satreskrim Unit Pidum Polres Labuhanbatu mengungkap serta meringkus tersangka kasus pembakaran anggota pemanen kebun buah kelapa sawit.

Tersangka Juliandi Alias JD (47) tahun ditangkap di daerah Dusun Sukoharjo Desa, Tanjung Mulia,  Kecamatan Kampung Rakyat,  Kabupaten Labuhanbatu, Jumat tanggal 04/03/2022 lalu.

Pihak Polres Labuhanbatu menyebutkan pelaku nekad membakar korban karena emosi melihat kelakuan korban Dordian Rambe (34) tahun yang diduga menggelapkan buah sawit miliknya sebanyak 500 kg.

Atas adanya laporan dari pihak keluarga korban, pelaku dapat berhasil diamankan petugas dari kediamannya tanpa ada perlawanan.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti, SIK melalui Kasi Humas Polres Labuhanbatu Kompol Murniati didampingi KBO Reskrim Iptu H.Naibaho, SIK membenarkan hasil pengungkapan kasus serta mengamankan pelaku.

Pelaku diketahui menyerahkan diri ke Polsek Kampung Rakyat pada tanggal 9 maret 2022 yang selanjutnya di bawa ke Polres Labuhanbatu.

Menurut Kasi Humas, dari hasil keterangan tersangka kepada pihak penyidik, kejadian itu bermula pada tanggal 4/3/2022 dimana tersangka lagi duduk bersama istrinya di depan rumahnya,  mendapat laporan Muliadi alias Mul yang berprofesi sebagai supir truk bahwa buah sawit sebanyak 500 kg miliknya telah digelapkan korban Dordian Rambe.

"Mendapat laporan seperti itu tersangka tersulut emosinya lalu memanggil-memanggil nama korban. Namun korban tidak menjawab dan juga tidak keluar dari rumahnya yang posisi rumah nya berhadapan dengan rumah tersangka," ucap Kasi Humas Polres Labuhanbatu tersebut.

Lanjutnya, "Kemudian karena korban tidak kunjung keluar dari rumahnya, lantas tersangka masuk kedalam rumahnya dan mengambil bensin yang ada di samping rumahnya dengan menggunakan wadah liter yang terbuat dari kaleng. Kemudian tersangka mendatangi rumah pondok korban. Sesampainya dirumah korban,  tersangka langsung menendang pintu rumah hingga terbuka, saat itu korban sedang berbaring di atas karpet dan spontan berdiri dan bergeser ke sudut ruangan," ungkapnya lagi.

Sambung Kasi Humas Polres Labuhanbatu menjelaskan, "Tanpa basa basi tersangka langsung menyiramkan bensin ke tubuh korban, sambil menanyai korban,  "kemana itu buah, kau jual dimana, berapa banyak, ke siapa kau jual, sampai hati kau," terang Kasi Humas menirukan.

Merasa ketakutan, korban juga menjawab, "disana nantilah bang, disana bang, tidak mendapat jawaban dari korban, tersangka lantas mengambil mancis dan dengan keadaan jongkok tersangka menghidupkan mancis yang saat itu minyak bensin yang sudah tumpah di lantai membakar karpet, kain gorden serta tubuh korban,"  terang Kompol Murniati, Senin (14/3/2022) saat memaparkan tersangka saat Pers rilis di Mapolres Labuhanbatu.

Melihat kejadian itu, tersangka juga panik dan berusaha menolong korban dengan menarik kain gorden yang terbakar dari ruangan tengah dan menarik korban keluar dari rumah dan menyuruhnya berjalan ke rumah tersangka. 

Kemudian atas nama Supriadi seorang tetangga yang melihat kejadian itu, ikut berusaha membantu tersangka memadamkan api dengan menyiramkan air dalam ember yang ada di depan rumah korban. 

Lebih lanjut dikatakan Kompol Murniati, "Merasa kasihan melihat keadaan korban, Supriadi memanggil seorang bidan yang ada di desa tersebut. Usai memeriksa keadaan korban, sang bidan menyarankan agar membawa korban ke rumah sakit.

Kemudian tersangka meminta tolong kepada Ari dan Rohmat untuk menemaninya membawa korban ke rumah sakit Nur Aini Kota Pinang Labuhanbatu Selatan. 

Pada Hari Senin tanggal 7/3/2022 , saat dirumah sakit, korban menceritakan kejadian yang menimpa bahwa yang membakar dirinya adalah pemilik kebun tempat korban bekerja sebagai pemanen buah sawit.

Merasa sakit hati akibat perbuatan tersangka, pada hari selasa tanggal 8/3/2022 istri korban membuat laporan ke Mapolres Labuhanbatu. 

"Dari dasar laporan istri korban tersebut pihak kepolisian bergerak cepat dan mengamankan tersangka dari tempat kediamannya. Saat ini dengan Kondisi 70 Persen luka bakar korban masih menjalani perawatan di RSUD Rantauprapat," terang AKP Murniati.

"Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 187 Ayat (2) KUHP yang berbunyi kejahatan yang mendatangkan bahaya bagi orang, dihukum penjara selama-lamanya lima belas tahun penjara," tutup AKP Murniati Rambe.


Liputan : M.Y.K Simanjuntak 

Editor: Lukman Simanjuntak 

Pelaku Aniaya Korban di Kisaran Naga Sudah Diringkus Polisi

By On Februari 26, 2022

Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan mengamankan salah satu pelaku penganiayaan yang terjadi di Jalan Lat Sitarda Kel. Kisaran.

ASAHAN, SOROTTUNTAS COM - Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan mengamankan salah satu pelaku penganiayaan yang terjadi di Jalan Lat Sitarda Kel. Kisaran Naga Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan.

Pelaku yang diamankan berinisial BHSPS alias Tejo (29) warga Jalan Jalak Link V Kelurahan Lestari Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan.

Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH mengatakan peristiwa penganiayaan itu dialami oleh korban Dodi Syahputra (34) warga Jalan Lat Sitarda Kel. Kisaran Naga Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan pada hari Minggu tanggal 20 Februari 2022 sekira pukul 23.00 wib.

"Aksi tindak pidana kekerasan secara bersama sama itu dilakukan oleh terlapor Tejok dan Risky dengan cara terlapor Tejok memukul wajah korban pada bagian mata sebelah kiri dan  sebelah kanan serta terlapor Tejok memukul pada bagian hidung korban dan kemudian terlapor Risky melakukan pemukulan pada bagian kepala belakang sebanyak satu kali yang selanjutnya terlapor melakukan pemukulan secara berulang ulang pada bagian badan," terang Kapolres AKBP Putu Yudha.

Korban yang mengalami luka luka, Kemudian melaporkan kepada petugas dengan Nomor LP / B / 199 / II / 2022 / SU / RES ASAHAN, Tanggal 21 Februari 2022.

"Berdasarkan Laporan Polisi, Unit Jatanras Polres Asahan melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi. Kemudian pada hari Kamis tanggal 24 Februari 2022 sekira pukul 19.00 wib Unit Jatanras mendapat informasi  bahwa pelaku Tejo berada di sebuah warnet di Jalan Pergam. Selanjutnya Unit Jatanras berhasil mengamankan pelaku Tejo," ujar Kapolres.

Hasil dari interogasi, Kapolres menyebutkan pelaku mengakui perbuatannya bersama seorang rekannya yang kini masih dalam pencarian petugas.

"Terhadap rekan pelaku yakni pelaku Risky masih dalam pencarian petugas di lapangan," tandasnya. (franata)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *