![]() |
| Foto: Kepala Desa Tanjung Darul Takzim (atas) dan kondisi jalan di Desa Tanjung Darul Takzim (foto bagian bawah). |
MERANTI, SOROTTUNTAS.COM Kepala Desa Tanjung Darul Takzim, Tebingtinggi Barat, Kabupaten Meranti, diduga melakukan penyelewengan Dana Desa (DD) atau markup anggaran, sampai dugaan anggaran pekerjaan fiktif.
Dugaan ini terkuak setelah tim wartawan melakukan investasi mendalam dengan cara melakukan Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket) dan pengecekan langsung di lapangan, Senin (22/4/26).
Kepada tim investigasi wartawan, salah seorang narasumber menerangkan, bahwa ketika dana desa turun dari pusat ke Desa Tanjung Darul Takzim, diduga hampir separuh anggaran tidak di realisasikan.
Sumber menduga ada banyak laporan anggaran yang digelembungkan (markup) bahkan anggaran yang tidak masuk akal.
"Ketika dana desa turun dari pusat ke Desa Tanjung Darul Takzim, diduga hampir separuh anggaran tidak direalisasikan. Laporan anggaran diduga banyak yang digelembungkan dan anggaran yang tidak masuk akal," terang sumber.
Berdasarkan keterangan sumber diketahui total anggaran yang di kucurkan oleh Negara melalui Dana Desa Tanjung Darul Takzim, TA 2024 mencapai Rp. 864.318.000.
Tahapan Penyaluran TA 2024:
Status Desa: Berkembang
1. Rp 425.859.200 49.27
2. RŅ 438.458.800 50.73
Detail data penyaluran TA. 2024 :
- Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp 13.000.000 + Rp 8.000.000
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKAVTPQ/Madrasah Non Formal Milik Desa (Bantuan Honor
Pengajar, Pakaian Seragam Operasional, dst) Rp 21.700.000 + Rp 66.380.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp 18.180.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp 18.880.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 111.936.000
Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 7.500.000
Pengembangan Sistem Informasi Desa Rp 15.000.000
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 3.000.000 + Rp 1.600.000 + Rp 7.300.000
Penyusunan/Pendataan/Pemutakhiran Profil Desa (profil kependudukan dan potensi desa) Rp 4.000.000
Peningkatan kapasitas perangkat Desa
Peningkatan kapasitas BPD, Peningkatan kapasitas kepala Desa, Rp 7.500.000 + Rp 5.000.000 + Rp 15.000.000
Pembinaan PKK Rp 9.500.000Keadaan Mendesak Rp 54.000.000
Berdasarkan keterangan sumber, beberapa item yang tercantum diduga fiktif serta beberapa kegiatan diduga tidak pernah direalisasikan.
"Dari semua total anggaran Dana Desa tersebut, diduga tidak semua kegiatan direalisasikan oleh kepala Desa Tanjung Darul Takzim," pungkasnya.
Namun perihal informasi ini, Basri selaku Kepala Desa Tanjung Darul Takzim, serta pimpinan pemerintahan lainnya di Kabupaten Meranti belum dikonfirmasi.(*)
Sumber : Liputantoday.com
