- Advertisement -

NASIONAL

OPINI

- Advertisement -

Nilai Ekspor Batam Meroket, Rudi: Ekonomi Menggeliat

By On September 03, 2022

Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan nilai ekspor Batam terus meroket.

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan nilai ekspor Batam terus meroket. Ia optimistis ekonomi Batam menggeliat.


Ia mengungkapkan, nilai ekspor Kota Batam sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam pada Juli 2022 mencapai USD1.279,72 juta atau naik sebesar 4,07 persen dibanding ekspor Juni 2022.


"Nilai ekspor Kota Batam bulan Juli menyumbang 81,49 persen dari total ekspor se-Kepri sebesar USD1.570,39 juta," ujarnya, Jumat (2/9/2022).


Adapun, nilai ekkspor migas Juli 2022 mencapai USD157,43 juta atau naik 11,69 persen dibanding bulan sebelumnya. Kemudian, ekspor non migas Juli 2022 mencapai USD1.122,29 juta atau naik 3,08 persen dibanding Juni 2022.


Selanjutnya, ekspor non migas HS 2 digit terbesar Juli 2022 adalah golongan barang Mesin/ Peralatan Listrik (85) sebesar USD603,74 juta.


"Ekspor ke Singapura pada bulan Juli 2022 mencapai nilai terbesar yaitu USD528,98 juta dengan kontribusinya mencapai 47,79 persen," katanya.


Terpisah, Kepala BPS Batam, Rahmad Iswanto, menambahkan, nilai ekspor Kota Batam Juli 2022 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar USD791,27 juta; disusul Pelabuhan Sekupang USD15,05 juta; Pelabuhan Belakang Padang USD141,09 juta.


"Kemudian, Pelabuhan Kabil/Panau USD138,50 juta; dan Pelabuhan Pulau Sambu USD18,28 juta," ujar Rahmad.


"Kontribusi kelima Pelabuhan adalah sebesar 99,86 persen dari kumulatif ekspor Kota Batam Januari-Juli 2022," tutupnya.

Laporan Keuangan Pemko Batam Raih WTP 10 Kali Berturut

By On Mei 18, 2022

Pemerintah Kota Batam kembali mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2021. 

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Pemerintah Kota Batam kembali mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2021. Hasil pemeriksaan atas LKPD tersebut merupakan WTP untuk yang ke 10 kalinya diraih Pemko Batam secara berturut.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyambut baik dengan opini WTP yang kembali diterima oleh Pemko Batam. Pihaknya memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemko Batam yang selama ini mendukung dan menjalankan semua kebijakannya dengan baik.

Alhamdulillah hari ini kita kembali dapat mempertahankan WTP untuk yang ke 10 kali," kata Rudi, Rabu 18 Mei 2022.

Sejak awal kata Rudi pihaknya terus berkomitmen untuk mewujudkan LKPD yang transparan dan akuntabel, sebagaimana mengacu pada aturan yang ada.

"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh jajaran di Pemko Batam. Serta dukungan seluruh masyarakat Kota Batam," katanya.

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau Masmudi, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap capaian opini WTP yang diterima oleh Pemerintah Daerah (Pemda), salah satunya adalah Kota Batam.

"Kami memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Wali Kota dan pimpinan DPRD yang selama ini terus berkomitmen dalam penyelenggaraan keuangan negara yang transparan dan akuntabel," kata Masmudi.

Dijelaskannya bahwa opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan beberapa pada kriteria.

Diantaranya kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures) kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan  efektivitas sistem pengendalian intern.

Opini dihasilkan dari pemeriksaan keuangan yaitu pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tujuan Pemeriksaan atas laporan keuangan adalah untuk memberikan opini/pendapat atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan.

"Opini bukan untuk mengungkapkan kecurangan atau penyimpangan. Namun akan kami sampaikan di dalam laporan jika ada temuan yang tidak sesuai dengan undang-undang," ujarnya.

Salah Satu PLTS Terbesar di Dunia Akan Dibangun di Kepri dengan Investasi Rp71,8 Triliun

By On April 20, 2022

Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding – MoU) antara Pemprov Kepri dengan Quantum Power Asia dan ib vogt di Kedutaan Besar Indonesia di Singapura, Selasa, (19/4/2022).

SINGAPORE, SOROTTUNTAS.COM - Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dalam rangka mewujudkan misi 'Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya' serta menjalankan mandat Presiden Jokowi dalam mewujudkan energi transisi, baru saja melakukan kerja sama dengan dua perusahaan pengembang PLTS berskala dunia yakni Quantum Power Asia dan ib vogt dalam rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terbesar di Indonesia. 

Kerja sama pembangunan mega proyek pembangunan PLTS senilai Rp71,8 triliun atau lebih dari US$5 miliar, mencakup pembangunan lebih dari 3,5 GW Solar PV dan lebih dari 12 GWh penyimpanan baterai di Kepri ini, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding – MoU) antara Pemprov Kepri dengan Quantum Power Asia dan ib vogt di Kedutaan Besar Indonesia di Singapura, Selasa, (19/4/2022).

Sebagai bagian dari inisiatif untuk mencapai netralitas karbon pada 2050, Pemerintah Singapura melalui Energy Market Authority (EMA) telah mengeluarkan Request for Proposals (RfP) untuk izin impor listrik, guna memasok energi bersih dari negara tetangganya termasuk Indonesia.  

Proyek yang dihasilkan akan menjadi salah satu program PV Surya atau PLTS dan penyimpanan baterai terbesar di satu lokasi secara global. 

Namun, kerjasama ini berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat setempat sebelum mengekspor listrik ke Singapura. 

Dengan dukungan penuh dari komunitas masyarakat di Kepulauan Riau, telah dirancang hubungan rantai pasokan hiper-lokal, program pelatihan kompetensi keterampilan yang relevan untuk penduduk, serta kegiatan pembangunan bisnis. 

Dengan demikian, diharapkan proyek dapat melibatkan usaha mikro, kecil, hingga menengah lokal dan memberikan dampak positif pada masyarakat luas secara maksimal. 

Gubernur Ansar Ahmad mengatakan, dirinya menyambut baik kolaborasi pembangunan PLTS ini dengan pihak Quantum Power Asia dan ib vogt. Karena selain berdampak positif di bidang ekonomi, sesuai arahan Presiden Joko Widodo energi transisi menjadi agenda penting bagi Indonesia. 

“Sebagai salah satu lokasi PLTS terbesar di dunia, kami di Kepulauan Riau menyambut baik langkah ini. Saya berharap PLTS ini akan menghadirkan solusi kebutuhan energi bersih masa depan sesuai dengan mandat Presiden Joko Widodo" ujar Gubernur Ansar. 

Gubernur Ansar juga berharap kerja sama ini akan dapat meningkatkan taraf hidup dan perekonomian kedua negara. 

"Semoga implementasi proyek ini dapat berjalan lancar dan meningkatkan ekonomi di Kepulauan Riau, Indonesia, bersama-sama dengan Singapura,“ tutur Gubernur Ansar. 

Pada kesempatan ini, Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo menyampaikan harapannya terkait kerja sama pembangunan PLTS di Kepulauan Riau tersebut. 

“Kami menyambut baik kerja sama ini karena kita berambisi untuk mewujudkan energi terbarukan, salah satunya melalui pembangunan PLTS ini. Pemerintah Indonesia sendiri telah memutuskan untuk mengurangi emisi gas sekitar 21%. Adanya kerja sama dengan negara lain, diharapkan Indonesia dapat berkontribusi lebih untuk mengurangi emisi gas hingga 41%. Semoga implementasi MoU ini akan menghasilkan manfaat positif yang berkelanjutan bagi kedua negara,” ungkapnya. 

Dalam penandatanganan MoU, Simon G. Bell, Managing Director dan CEO Quantum Power Asia mengatakan, setelah ditunjuk menjadi Importir Listrik Singapura, akan membawa investasi lebih dari Rp 71,8 triliun atau setara US$ 5 miliar. 

"Proyek ini akan menciptakan sekitar 30.000 pekerjaan dan membangun sistem penyimpanan PV terbesar secara global yang pernah dibangun hingga saat ini," papar Simon G. Bell. 

Sementara itu, Managing Director dan CEO ib vogt, Anton Milner menambahkan Inisiatif impor energi oleh Singapura dan Indonesia merupakan proyek penting secara global yang akan menjadi katalisator bagi transformasi kawasan menuju energi bersih dan bebas karbon. 

"Berdasarkan pekerjaan yang dilakukan bersama dengan Quantum Power Asia dan Union Energy, kami yakin rencana proyek kami sangat menarik untuk menciptakan program investasi jangka panjang yang berkelanjutan, baik untuk Singapura dan Indonesia," ucapnya.

Perusahaan pengembang PLTS berskala dunia, Quantum Power Asia dan ib vogt telah membentuk perusahaan patungan bernama Anantara Energy (Anantara) yang didedikasikan untuk mendanai dan membangun PLTS di Indonesia. 

Perusahaan ini juga bermitra dengan Union Energy Corporation, yang merupakan penyalur listrik terkemuka di Singapura, sebagai mitra impor dan pengecer. 

Selama ini Quantum Power Asia adalah perusahaan yang telah berpengalaman dalam membangun dan membiayai PLTS di Indonesia dengan Perjanjian Jual Beli Listrik bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN). 

Sementara, ib vogt merupakan salah satu pengembang PLTS terbesar di dunia yang berkantor pusat di Jerman dan beroperasi di 43 negara. 

Konsorsium kedua perusahaan ini sebelumnya telah membangun PLTS dengan single-axis tracking pertama yang terbesar di Indonesia berskala 14,7 MW di Gorontalo, dan pembangunan PLTS terbesar ketiga di Indonesia yang berlokasi di Lombok berskala 7 MW. 

Keduanya saat ini sudah beroperasi dan menyuplai listrik secara langsung ke PLN. Konsorsium Quantum dan ib vogt secara global telah membangun 3 GW PLTS dan telah memiliki proyek pada pipeline sebesar 27 GW.(*)

Rudi: Pemerintah Pusat Memperlonggar Pintu Masuk Akan Mempercepat Pemulihan Pariwisata Batam

By On April 15, 2022

Rudi dampingi Menteri Tito Karnavian tinjau pelabuhan di Batam.

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, meninjau Nongsapura Ferry Terminal, Jumat (15/4/2022). Di hari yang sama, Menteri Tito juga dijadwalkan meninjau Pelabuhan Harbour Bay Batam, Batuampar.

"Kami mendiskusikan masalah pariwisata. Batam dan Bintan selain ramai dikunjungi wisatawan nusantara juga dikunjungi wisatawan dari singapura dan malaysia," ujar Tito.

Ia mengatakan, Batam dan Bintan memiliki potensi pariwisata bagus dengan pasar wisatawan yakni Singapura dan Malaysia. Namun, banyak masukan bagaimana memulihkan pariwisata ini pasca pandemi Covid-19.

"Kami ke Singapura dua minggu lalu, masalahnya visa dan PCR yang berbiaya sangat tinggi di Singapura bisa mencapai USD 180," ujarnya.

Padahal, kata Tito, warga Singapura memang sudah ingin untuk berwisata ke Kepri. Ia berharap Indonesia harusnya menangkap peluang ini.

"Rencana akan diturunkan dari wajib PCR jadi wajib antigen, ini akan dibahas dalam rapat berikutnya khusus yang hanya menuju Kepri dari Singapura dan Malaysia," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyambut baik rencana itu. Ia berharap dengan kebijakan pemerintah pusat yang memperlonggar pintu masuk akan mempercepat pemulihan pariwisata Batam.

"Semoga kembali ramai, dan pemulihan ekonomi makin cepat," katanya.

Gedung Pusat Layanan Umum Terpadu Diresmikan, Rudi Tegaskan Pemko Batam Terus Berupaya Perkuat UMKM

By On April 01, 2022

UMKM memiliki peranan yang sangat penting dalam menggerakan ekonomi masyarakat.

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Gedung Pusat Layanan Umum Terpadu (PLUT) Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Batam akhirnya diresmikan.

Gedung PLUT UMKM yang terletak di kawasan Golden City, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong tersebut diresmikan langsung Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid bersama Forkopimda Kota Batam juga turut bersama-sama ikut serta meresmikan Gedung PLUT UMKM.

Rudi mengatakan atas nama Pemko Batam dan juga tentunya pelaku UMKM berterimakasih atas bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM, yang telah membantu merealisasikan Gedung PLUT UMKM.

Menurutnya, dengan adanya PLUT bagi pelaku UMKM tentunya diharapkan dapat meningkatkan produk-produk UMKM yang ada di Batam supaya lebih kompetitif.

"Selamat datang Pak Menteri, mudah-mudahan ke depan Kementerian Koperasi dan UKM dapat sering-sering ke Batam," kata Rudi, Kamis (31/3/2022).

Rudi menjelaskan bahwa UMKM memiliki peranan yang sangat penting dalam menggerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, pihaknya juga terus berupaya bagaimana pelaku UMKM di Batam dapat terus berkembang.

"Ke depan kami juga berencana akan ada satu kawasan khusus untuk UMKM, salah satunya mungkin bisa kita kembangkan di kawasan Bengkong ini," kata Rudi.

Sementara, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan Batam memiliki banyak potensi. Mulai dari segi wilayahnya yang dekat dengan negara tetangga, hingga pariwisatanya.

Sehingga sudah sangat tepat jika UMKM dapat terus dikembangkan. Karena itu Kementerian Koperasi dan UKM akan terus memberikan pendampingan agar pelaku UMKM di Batam bisa tembus pasar global.

"Nanti tim kami sudah pasti akan sering ke Batam, apalagi saat ini sudah ada PLUT UMKM," kata Teten.

Kabar Gembira dari Batam, Peningkatan Ekonomi Menajam

By On Maret 30, 2022

Kepala BP Batam HM Rudi.

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Di tengah kepanikan dan kelesuan akibat pandemi covid-19, ada kabar gembira dari Batam, terutama ternyata daerah ini menunjukkan peningkatan ekonomi yang menajam.

Usaha Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) untuk mendorong peningkatan investasi, berhasil mendongkrak perekonomian daerah industri itu.

Tercatat, selama tahun 2021, ekonomi Batam mengalami pertumbuhan tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dengan nilai 4,75 persen. 

Angka ini bahkan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 3,69 persen, dan Kepri sebesar 3,43 persen.

Karena kondisi itu, Batam percaya diri menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 6 hingga 7 persen pada tahun 2022.

Optimisme makin tinggi setelah kondisi pandemi covid-19 terus menurun dan pintu masuk wisatawan mancanegara dari Singapura ke Batam mulai dibuka.

Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, optimisme makin besar setelah ada beberapa MoU seperti  KPBU Bandara Hang Nadim yang dicapai sebelumnya, bisa direalisasikan mulai tahun ini.

Kehadiran dubes-dubes negara asing ke Batam untuk melihat peluang investasi di daerah itu, juga menjadi indikasi yang positif.

"Kita berangkat dari pertumbuhan ekonomi tahun 2021, walau saat itu pandemi Covid-19 meningkat. Sekarang mulai terkendali dan diharap dapat meningkatkan keinginan investor untuk masuk. Itu juga bisa dilihat dari kunjungan dubes-dubes belakangan ini," kata Muhammad Rudi. Selasa (30/3/2022).

Daya tarik Batam sebagai daerah investasi dibuktikan dengan makin banyaknya minat negara asing untuk menjajaki investasi sejak tahun 2021.

Padahal saat itu Pandemi Covid-19 sedang parah-parahnya.

Pertengahan Maret 2022 saja, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, menerima kunjungan Duta Besar Denmark terkait rencana pengembangan Batam New Port, Tanjung Pinggir, Sekupang.

Bahwa Batam memiliki nilai investasi tinggi ditunjukkan oleh Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen.

Ia mengatakan, lokasi Batam yang strategis meningkatkan optimisme sektor industri maritim.

“asar Indonesia, khususnya Batam, di sektor kepelabuhanan sangat besar. Begitu juga dengan potensi transhipment bila dimaksimalkan dengan baik,” kata Larsen. 

Pemko Batam Dukung Tumbuh Kembang UMKM

By On Maret 28, 2022

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad (tengah).

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri acara Pelatihan Budidaya dan Pengolahan Jamur oleh Koperasi Gema Tani Sejahtera di Fasum RW 2 Sei Pancur Tanjungpiayu, Seibeduk, Senin (28/3) pagi.

"Atas nama Pemko Batam, kami mengapresiasi kegiatan ini," kata Amsakar.

Pihaknya mendukung penuh peningkatan kapasitas kemampuan pelaku usaha mikro. Bukan tanpa sebab, UMKM memiliki andil yang besar dalam pertumbuhan ekonomi. Kemudian, saat Covid-19 melanda sekarang, perhatian pada sektor ini perlu terus dilakukan.

"Saat krisis moneter melanda Indonesia pada tahun 1997 dan 1998, justru yang memiliki daya tahan adalah UMKM. Sudah seyogyanya kita memberikan atensi lebih pada industri ini," ujarnya.

Kepada peserta pelatihan, ia berharap dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh mendapat banyak pengetahuan baru. Sehingga kelak akan banyak muncul wirausaha baru, yang artinya membuka lapangan pekerjaan juga andil dalam sektor ekonomi secara umum.

"Ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, jangan setengah-setengah," harap dia.

Ia memahami, setidaknya ada lima kendala yang biasa dihadapi UMKM. Di antaranya manajemen, modal, akses pasar juga kemasan. Menurutnya, lima kelemahan ini yang harus diintervensi dan dicarikan jalan keluarnya.

"Pada Dinas UKM kami banyak pelatihan, ada pelatihan akuntansi, packaging. Soal modal di Pemko ada dana bergulir namanya, bunga hanya 6 persen setahun. Silahkan manfaatkan ini," ujar dia.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *