![]() |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, H. Ahmad Surya, S.H., menggelar kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025 |
BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, H. Ahmad Surya, S.H., menggelar kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025 di Fasilitas Umum (Fasum) Griya KPN, RT 05 RW 41, Kelurahan Belian, Batam Kota, pada Selasa malam (25/11).
Ahmad Surya, yang menjabat sebagai Anggota Komisi I dan juga Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Batam, menggunakan kesempatan ini untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung keluhan dari masyarakat setempat.
Perkenalan dan Dialog dengan Warga
Saat sesi perkenalan, Ahmad Surya yang berasal dari Ujungpandang, Sulawesi Selatan, menyapa warga dengan ramah.
“Izinkan saya mengenalkan diri, nama saya Ahmad Surya kelahiran Ujungpandang Sulawesi Selatan. Istri saya merupakan Kapolres Bintan, dan anak saya dua,” ungkap Surya.
Sesi dialog menjadi inti kegiatan, di mana sejumlah warga secara bergantian mengutarakan permintaan terkait pembangunan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). Beberapa permintaan utama meliputi:
• Revitalisasi Posyandu.
• Perbaikan dan pembangunan drainase.
• Perbaikan fasum dan toilet.
• Penyediaan permainan anak di area fasum.
• Masalah air, tralis, dan berbagai pembangunan infrastruktur lainnya.
Menanggapi permintaan warga, khususnya mengenai perbaikan fasilitas umum, Ahmad Surya memberikan usulan kreatif.
”Dari permintaan terutama mengenai perbaikan fasum, saya usulkan bagaimana dibangun saja fasilitas olahraga seperti lapangan, sehingga bisa multi fungsi,” jelas Ahmad Surya.
Usulan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan beragam, bagi seluruh warga Griya KPN.
Sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)
Kegiatan reses juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Sri Miranthy Adisthy, S.STP., M.Si.
Dalam kesempatan itu, Adisthy melakukan sosialisasi mengenai Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa seluruh pelayanan untuk pembuatan dan penggunaan IKD tidak dipungut biaya alias gratis.
Kegiatan reses berjalan lancar dan interaktif, menjadi jembatan antara wakil rakyat dan konstituen untuk percepatan pembangunan di lingkungan Griya KPN.
Sumber: Posmetro.co
