- Advertisement -

NASIONAL

OPINI

- Advertisement -

Gudang Pallet Serta 3 Unit Mobil dan 1 Unit Sepeda Motor di Sagulung, Ludes Dilalap si Jago Merah

By On April 14, 2022

Foto satu unit mobil pick up Gran max terlihat hangus dilahap si jago merah.

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Sebuah gudang Pallet di wilayah Dapur 12, atau tepatnya di tepi jalan menuju arah ke PT Marcopolo, Kelurahan Sei Langkai, Kecamatan Sagulung, ludes dilalap api, pada hari Kamis (14/04/2022) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.

Selain menghanguskan gudang Pallet, api juga mengharuskan satu unit mobil pick up Gran max, satu unit sepeda motor Honda Scoopy, serta satu unit lori. 

Sisa rangka motor Honda Scoopy yang hangus terbakar.

Sementara dua unit lori lainnya berhasil dievakuasi warga dengan cara mendorong menjauh dari lokasi kebakaran meskipun api sempat membakar sebagian dinding dari dua unit lori tersebut.

Keterangan saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, bahwa api diketahui berasal dari korsleting arus listrik.

Warga sekitar terlihat sedang menyaksikan sisa-sisa gudang Pallet yang ludes terbakar.

"Subuh tadi ada orang lewat yang sempat melihat api menyambar dari kabel listrik, terus yang jaga gudang sempat dibangunkan. Tapi karena api langsung menyambar ke pallet berbahan plastik dan juga pallet berbahan kayu, api cepat menyebar dan membesar sehingga sulit untuk dipadamkan," ucap warga kepada wartawan media ini.

Selanjutnya api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB, setelah 3 Unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi kebakaran. Beruntungnya diketahui peristiwa kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun akibat peristiwa kebakaran tersebut kerugian diperkirakan mencapai hingga ratusan juta rupiah.

Laporan : Rudi Hartono

Editor : Lukman Simanjuntak


Amsakar Serahkan Bantuan Untuk Korban Angin Puting Beliung

By On Maret 30, 2022

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyerahkan bantuan sembako terhadap warga Dapur 12 korban angin puting beliung.

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan bantuan sembako untuk korban angin puting beliung di Dapur 12, Sagulung (30/3/2022).

"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat. Untuk tindakan berikutnya, sudah saya komunikasikan dengan Dinsos (Dinas Sosial Kota Batam)," ujar Amsakar.

Untuk jangka panjangnya, beberapa kerusakan yang terjadi akibat angin puting beliung yang terjadi pada Selasa (29/3/2022) itu, akan dilakukan perbaikan, salah satunya pelantar.

"Ada satu rumah yang rusak parah, selebihnya rusak ringan. Warga yang terdampak ada 22 kepala keluarga," katanya.

Ia meminta Lurah setempat untuk terus memantau lokasi yang terdampak, dan memastikan warga bisa mendapatkan bantuan.

"Tadi kami sudah berbincang dengan warga terdampak, untuk tempat tinggal alhamdulillah warga setempat saling membahu untuk membuka diri sebagai tempat sementara bagi korban," ujar Amsakar

Ia juga menginstruksikan agar jumlah warga dan fasilitas yang rusak segera didata agar bisa dengan cepat dilakukan perbaikan.

"Terdapat pelantar yang rusak, kita carikan solusinya dan segera dikomunikasikan dengan Bapelitbang untuk memutar anggaran agar pelantar ini segera diperbaiki," katanya.

Untuk diketahui, musibah angin puting beliung terjadi saat hujan deras menerjang wilayah tersebut kemarin sekitar pukul 15.00.

Kejadian ini bertepatan dengan fenomena hujan es yang terjadi di sekitaran wilayah kelurahan Tembesi Sagulung.

512 Kios di Relokasi Pasar Johar Ludes Terbakar, Polda Jateng Terjunkan Tim

By On Februari 04, 2022

Kondisi Relokasi Pasar Johar Jl. Pelabuhan Ratu, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, usai api berhasil dipadamkan.

SEMARANG, SOROTTUNTAS.COM - Polda Jateng masih menyelidiki penyebab utama kebakaran di Relokasi Pasar Johar Jl. Pelabuhan Ratu, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Pasar yang diisi ratusan pedagang itu tiba-tiba terbakar pada pukul 18.15 wib, Rabu (2/2/2022).

Kebakaran tersebut akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 23.00 wib. Tiga mobil water Canon milik Polrestabes dan Polda Jateng serta belasan damkar milik Pemda Kota dan Kabupaten Semarang dilibatkan dalam proses pemadaman.

Sementara puluhan Polisi mengamankan lokasi dan membantu mengurai arus lalu lintas di sekitar pasar.

Terkait kejadian tersebut, Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyatakan, Polda Jateng turut prihatin kejadian tersebut. Adapun penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Menurut Kabidhumas, terdapat 512 kios yang ludes terbakar dalam kejadian itu. Kios-kios itu berlokasi di blok E-1 sampai E-8 serta blok F-1 sampai F-8.

"Pagi ini tim Bidlabfor terjun ke lokasi untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Untuk saksi-saksi kejadian sudah diperiksa," ungkap Kabidhumas, Kamis (3/2/2022).

Ditambahkannya, saksi-saksi menerangkan pertama kali melihat ada kobaran api yang berasal dari Blok F-4 Relokasi Pasar Johar. Kemudian api tersebut menjalar ke Blok F dan Blok E.

"Api cepat menyebar karena lokasi antar kios yang berdempetan. Di lokasi terdapat banyak bahan material yang mudah terbakar. Ditambah lagi saat kejadian angin berhembus kencang," terangnya.

Berdasar keterangan saksi, jelas Kabidhumas, api diduga dari kios jeruk di blok F-4. Namun dirinya enggan berspekulasi dan meminta media menunggu hasil lengkap penyelidikan.

"Untuk korban jiwa nihil dan kerugian material secara pasti masih didata," tutup Kabidhumas.

Liputan : Vony Ristia

Sebuah Rumah di Sei Balai Dilalap Si Jago Merah, Warga Panik Ikut Padamkan Api

By On Februari 03, 2022

Sebuah rumah milik warga terbakar di Dusun II Alogo, Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

BATU BARA, SOROTTUNTAS.COM - Warga sekitar heboh dan berhamburan keluar rumah karena adanya sebuah rumah milik tetangga mereka bernama Somat Sori Tua Sagala (58) sedang di lalap kobaran api.

Peristiwa kebakaran rumah milik warga itu terjadi di Dusun II Alogo,  Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, pada hari Rabu 02/02/2022 siang sekira pukul 14.00 Wib.

Akibat kebakaran tersebut tiga armada mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Batu Bara dan puluhan Sat Pol PP dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.

Kasat Pol PP Kabupaten Batu Bara Rahman Hadi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

“Benar telah terjadi kebakaran satu unit rumah semi permanen milik warga. Dengan dibantu warga api dapat dipadamkan dalam waktu sekitar 30 menit," kata Rahman Hadi.

Menurut informasi dari warga setempat, diduga asal api berasal dari sebuah lilin yang menyambar bahan bakar minyak (BBM) di rumah bagian dapur milik korban.

"Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan akibat kebakaran tersebut korban mengalami kerugian puluhan hingga ratusan juta rupiah," ungkap warga menjelaskan.

Liputan : Franata

Editor : Lukman Simanjuntak

Diduga Mabuk Miras, Pemuda Tanpa Identitas Terserempet KA di KM 17+8 Mangkang Kaliwungu

By On Oktober 25, 2021

 

Ditempat korban ditemukan, saat dilakukan olah TKP pihak Kepolisian menemukan sebuah botol berisi miras beserta sebilah pisau. 

KENDAL, SOROTTUNTAS.COM  - Seorang pemuda tanpa identitas ditemukan mengenaskan di rel kereta api KM 17+8 petak jalan Mangkang Kaliwungu jalur hilir Dukuh Punden Utara, Desa Kutoarjo Kaliwungu, Minggu (24/10/2021)

Kuat dugaan Pemuda tanpa identitas tersebut terserempet kereta api barang 2501B yang melaju dari arah timur. 

Petugas Kepolisian yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan satu botol miras jenis ciu beserta sebilah pisau di samping korban.

Petugas PT KAI menuturkan, korban ditemukan tergeletak di rel, setelah kereta api barang 2501B melintas.

"Korban ditemukan sekira pukul 06.30 WIB dengan kondisi terluka parah setelah KA barang 2501B  Kenlimas Cargo melaju dari arah Semarang menuju Pekalongan.

Kapolsek Kaliwungu, AKP Irsanto, mengatakan, korban saat ditemukan tidak mengantongi identitas apapun

“Kondisi korban saat ditemukan warga ternyata masih hidup. Namun korban mengalami luka parah di kepala, diduga kuat akibat benturan dengan kondisi kaki sebelah kiri patah,” jelas kapolsek.

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD dr Soewondo Kendal menggunakan mobil ambulance PSC 119 Kendal untuk mendapatkan perawatan.

Liputan : Vony Ristia

Editor : Lukman Simanjuntak




Isak Tangis Memilukan Dari Nenek Petrick Nathanael Sitompul, Korban Meninggal di PT. ASL Menjelang Prosesi Pemakaman

By On Maret 17, 2021

Peti jenazah almarhum Petrick Nathanael Sitompul menjelang diturunkannya ke liang lahat.







BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Tangisan dari sang nenek almarhum Petrick Nathanael Sitompul pecah dan sangat menyayat hati, menjelang detik-detik dilakukannya prosesi pemakaman jenazah, di pemakaman Sei Temiang, pada hari Rabu (17/03/2021).

Terdengar Isak tangis dari nenek Petrick Nathanael Sitompul sembari mengatakan, "Farida...togu-toguma pahoppuku si Petrick i..., togu-toguma pahoppuku doli-doli na burju i," tangisnya dengan bahasa tapanuli, yang maknanya ialah,  "Farida tuntunlah cucuku si Petrick ini, tuntunlah cucu ku pemuda yang baik ini," tangis dari nenek Petrick Nathanael Sitompul, sambil menyebutkan nama dari Farida.

Dalam tangisannya, nenek dari almarhum Petrick Nathanael Sitompul, meminta agar dirinya diajak ikut oleh almarhum Petrick Nathanael Sitompul. 

"Petrick..., Paihutton oppung..., paihutton oppung amang hasian..., yang aritnya, "Petrick bawa nenek berasamamu..., bawa nenek bersammu cucuku sayang...", tangis dari nenek Petrick, yang menambah suasana semakin memilukan hati, dari ratusan pelayat yang ikut mengantarkan jenazah almarhum Petrick Nathanael Sitompul, ke tempat peristirahatannya.

Diketahui, bahwa Petrick Nathanael Sitompul yang lahir pada 06 Januari 2001 lalu, adalah anak tunggal dari Farida, ibu Petrick Nathanael Sitompul, atau nama yang dipanggil-panggil oleh nenek Petrick dalam tangisnya, yang diketahui sudah lebih dahulu meninggal dunia, semasa almarhum Petrick Nathanael Sitompul masih kecil.

Sedangkan dari pernikahan kedua, ayah alamarhum Petrick Nathanael Sitompul diketahui memiliki dua orang anak perempuan yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar.

Untuk mengetahui lebih lanjut, detik-detik jalannya prosesi pemakaman almarhum Petrick Nathanael Sitompul, pekerja yang diduga meninggal setelah terjatuh dari atas kapal tanker setingi 25 meter di PT. ASL Tanjung Uncang, simak video selengkapnya dibawah ini.



Mengenai Kematian Pekerja di PT. ASL, Pihak Security: Silahkan Tanya Ke Pihak Kepolisian Polsek Batu Aji

By On Maret 17, 2021

Lokasi PT. ASL yang berada di Tanjung Uncang, Batu Aji-Batam






BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Melalui Security, Pihak Manegemen Perusahaan PT. ASL, tempat terjadinya kecelakaan kerja yang merenggut nyawa Petrik Natanael Sitompul, Selasa (16/03/2021) atau pekerja dari perusahaan subcon PT. Elang Jaya, tidak bersedia dikonfirmasi oleh wartawan.

Security pintu utama Perusahaan PT. ASL yang ditemui wartawan, pada hari Rabu (17/03/2021) mempertanyakan kedatangan wartawan, setelah wartawan menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya, security pintu utama mencoba menghubungi security lainnya melalui Radio Handy Talk (HT) yang dipegangnya.

Terdengar melalaui HT, securty yang dihubungi oleh securty pintu utama mempertanyakan, "Apakah  sudah ada janji sebelumnya?" Selain itu securty tersebut juga mempertanyakan lagi, "Itu pihak manegemen, manegemen yang mana itu?", tanyanya lagi.

Setelah mendapatkan jawaban dari security tentang maksud wartawan, security di seberang sana mengatakan, "Kalau untuk pihak manegemen subcon kita gak tau itu," ucap security dari seberang sana.

Lebih lanjut security tersebut mengatakan, agar hal ini dipertanyakan langsung ke Pihak Kepolisian Sektor Batu Aji. Karena menurutnya kasus ini sudah ditangani sepenuhnya oleh Pihak Kepolisian Sektor Batu Aji.

"Untuk informasi lebih lanjut, silahkan tanyakan saja langsung ke pihak Polsek Batu Aji, karena kasus ini sudah ditangani pihak Polsek," tutup security dari seberang sana.

Sedangkan Kapolsek Batu Aji, Kompol Jun Chaidir, yang ditemui wartawan di Mapolsek Batu Aji, saat terlihat akan keluar meninggalkan Mapolsek Batu Aji mengatakan, bawah untuk saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan. 

Karena menurut Kapolsek Batu Aji, kasus meninggalnya pekerja di PT. ASL, masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi.

"Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi, jadi belum bisalah konfirmasi, jelas Kapolsek Batu Aji kepada wartawan.(Ls)

Sumber: Independennews.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *