- Advertisement -

NASIONAL

OPINI

- Advertisement -

Gandeng Umrah, Pemkab Lingga Teken Nota Kesepahaman Desa Binaan

By On Maret 10, 2022

Pemerintah Kabupaten Lingga, menyambut kunjungan silaturahmi dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang, di ruang rapat VIP Kantor Bupati Lingga.

LINGGA, SOROTTUNTAS.COM - Pemerintah Kabupaten Lingga, menyambut kunjungan silaturahmi dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang, di ruang rapat VIP Kantor Bupati Lingga, Kamis (10/03/2022). Kunjungan tersebut sekaligus meneken nota kesepahaman sebagai dukungan dari universitas dengan program-program strategis pemerintah daerah dalam bentuk Desa Binaan. 

Bupati Lingga, Muhammad Nizar menyambut baik inisiasi kolaborasi ini. Karena memang, dinilai tepat dalam menunjang dan membantu program-program strategis yang tengah digiatkan pemerintah saat ini. Seperti peningkatan sektor UMKM dan perikanan. 

Salah satu sektor perikanan yang dinilai sedang dalam pantau pihak universitas adalah pembudidayaan teripang di Desa Benan. Budidaya ini dilakukan pihak universitas berkerjasama dengan PT Innovare yang sudah masuk tahun ketiga. 

"Kami menyambut baik program-program seperti ini karena saya tidak bisa bekerja sendiri dan sangat butuh kolaborasi," kata dia.

Lebih lanjut, dalam implementasi Desa Binaan nanti harus benar-benar mampu merubah mindset masyarakat, bahwa bantuan itu sifatnya hanya simultan sebagai stimulus dalam usaha. Namun keberlangsungannya harus dapat diperhatikan agar program ini tidak putus ditengah jalan. 

Sebab ini, pembangunan ekonomi berbasis kompetensi, jadi diharapkan setiap desa bisa menghasilkan satu produk unggulan. 

Dia berharap, progam ini segera ditindaklanjuti secara teknis dari OPD, yang terikat MoU, yakni Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Disperindag UMKM, Disnakertrans, Dinas Perikanan yang hadir pada pertemuan. 

"Permasalahan yang saat ini adalah maindset masyarakat yang membuat program tidak berjalan sebagaimana mestinya, dan hal ini juga harus menjadi perhatian, bisa dengan cara berupa sosialisasi kepada masyarakat secara intens," papar dia. 

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Umrah, Dr T Ersti Yulika Sari, mengatakan kedatangannya bersama Dekan Fakultas Ekonomi dan Dekan Fakultas Teknik serta beberapa staff mengatasnamakan Umrah yang sengaja datang untuk membantu secara nyata program prioritas pemerintah daerah Kabupaten Lingga, salah satunya dalam pembinaan SDM. 

Program ini, merupakan tindak lanjut dari implementasi yang selama ini dilakukan hanya sebatas riset. Namun akan lebih bermanfaat jika dapat direalisasikan, dan tentunya akan meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya di Lingga. 

"Jadi, hari ini kami melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS), untuk lebih mengikat lagi. Sehingga kedepannya bisa lebih memberikan kontribusi dalam banyak hal," papar dia.

Seperti dari Fakultas Ekonomi bisa dalam pengembangan UMKM yang sudah ada untuk menjadi lebih baik, dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan bisa memberikan diversifikasi olahan produk perikanan, sehingga dapat menjadi produk unggulan, dan dari Fakultas Teknik bisa memberi improvisasi beberapa teknologi yang bisa dimanfaatkan  masyarakat. 

"Intinya kita membantu program prioritas dari pak bupati, sehingga itu bisa tercapai tepat waktu," jelas dia. 

Rencana dari program ini juga akan dilakukan, mengikuti permintaan daerah. Desa Binaan ini juga bisa di asistensi oleh Umrah melalui program KKN Tematik Mahasiswa. 

"Tergantung arahan pak bupati, bisa dengan KKN mahasiswa dan program yang harus kami berikan untuk daerah. Kerena pembangunan dan potensi daerah dimulai dari desa," jelas dia.

Terima Silaturahmi Kepala BP Batam, Nizar Sampaikan Peluang Investasi di Lingga

By On Maret 10, 2022

Kunjungan Kerja Kepala BP Batam HM Rudi ke Kabupaten Dabo Singkep.

LINGGA, SOROTTUNTAS.COM - Bupati Lingga Muhammad Nizar memaparkan seluruh potensi dan peluang-peluang investasi di Kabupaten Lingga kepada pihak BP Batam, Rabu (09/03/2022).

Penyampaian tersebut disampaikan Nizar saat menerima silaturahmi dan dialog oleh BP Batam, dengan agenda rencana pengembangan investasi di Kabupaten Lingga, Rabu (09/03/2022).

Sebelumnya, Nizar beserta jajarannya, menyambut kedatangan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan rombongan di pelabuhan Tanjung Buton, sebelum menuju ke Gedung Daerah, Daik.

Batam, merupakan negara tetangga yang berasal dari sejarah nenek moyang yang sama, sebagai wilayah rumpun melayu.

Dengan kemajuan Batam yang begitu cepat, baik di bidang investasi dan lainnya yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tentunya hal tersebut menjadi perhatian bahkan kekaguman tersendiri dari pemerintah Kabupaten Lingga.

Nizar mengharapkan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Lingga, yang belum sempat terangkat dapat menjadi peluang-peluang investasi, dan menjadi atensi dari pihak BP Batam.

"Peluang-peluang yang disampaikan, semoga ada kesan dan hasil yang baik," kata Nizar.

Beberapa titik yang ditawarkan pemerintah Kabupaten Lingga, seperti di Desa Marok Tue, Kecamatan Singkep Selatan dengan lahan seluas 3000 hektar untuk dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), di Kecamatan Temiang Pesisir seluas 1500 hektar dipersiapkan untuk kawasan industri, karena akan memberikan efek domino dengan dibangunnya jembatan Batam-Bintan (Babin), serta lahan di Kecamatan Lingga Timur, seluas 1000-1500 untuk kawasan perkebunan.

Nizar juga menawarkan, relokasi mesin pakan ikan yang belum sempat difungsikan di komplek Implaseman timah, Dabosingkep keatas lahan seluas 100 hektar lebih, di Pelabuhan Sungai Tenam, yang telah dipersiapkan untuk kawasan industri.

Relokasi ini, secara langsung menawarkan ketersediaan lahan untuk BP Batam, guna membangun pabrik semisalnya menjadi anak-cabang perusahaan untuk pakan ikan.

Selain itu, produksi AMDK Gunung Daik yang telah berproduksi dalam skala kecil untuk kebutuhan lokal, turut ditawarkan untuk dijual kepada pihak BP Batam.

"Tentunya untuk peluang ini dari BP Batam atau Kota Batam, untuk membantu menampung produksi ini, sehingga dapat diproduksi dalam skala besar. Karena ini peluang untuk kami menambahkan tenaga kerja di AMDK Kabupaten Lingga," jelas dia. 

Tidak hanya itu, peluang lain yaang dipandang pemerintah Kabupaten Lingga dengan memaksimalkan kerja BUMD Lingga adalah, memanfaatkan ampas serampin sagu. Dimana serampin sagu merupakan ampas akhir dari proses pengolahan batang sagu, yang tidak terpakai.

Namun, dengan adanya peternakan Babi di pulau Bulang, Batam. Dapat dimanfaatkan untuk mengakomodir pakan ternak babi yang selama ini, pihak peternakan menyuplainya dari Kabupaten Meranti.

"Ternyata dari Kabupaten Meranti itu tidak cukup. Jadi kami menawarkan diri untuk menjual serampin sagu ini dari produksi sagu yang ada di Kabupaten Lingga," kata dia.

Beberapa usulan dari peluang-peluang investasi yang disampaikan Nizar, disambut baik Kepala BP Batam. Karena memang, kunjungan Muhammad Rudi yang didampingi sejumlah pejabat eselon II yang ada di lingkungan Pemko dan BP Batam tersebut, adalah ingin melihat potensi-potensi investasi yang mungkin dapat dilakukan kerjasama secara teknis yang mutualisme bahkan berkesinambungan.

"Mungkin setelah ini saya dan pak bupati Lingga bisa MoU. Setelah itu Sekda dan OPD nanti yang menindaklanjuti kerjasama itu. Yang tentunya, diharapkan kerjasama akan dapat terus terjalin dengan baik," kata Muhammad Rudi.

Menurut Rudi, untuk memajukan daerah harus berani memulai dengan melihat peluang-peluang yang ada. Apalagi Lingga yang masih terbilang hijau dan asri dipastikan tersimpan banyak potensi yang bisa diangkat dan dikembangkan. Tinggal bagaimana memaksimalkan potensi yang ada, dengan beragam inovasi.

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan untuk BP Batam turut membantu, salah satunya dengan mempromosikan ke perusahaan-perusahaan untuk berinvestasi. Tetapi regulasi dan persoalan perizinan, juga harus menjadi perhatian pemerintah daerah untuk dipermudah.

Beberapa potensi yang dapat dikerjasamakan diantaranya berkaitan dengan pangan dari hasil pertanian yang selama ini kebutuhan pokok tersebut oleh Kota Batam dipasok dari luar Kepulauan Riau, seperti Jawa dan Sumatera. Kemudian kebutuhan air, turut serta diperkirakan sangat signifikan untuk tahun-tahun berikutnya, dengan meningkatkan jumlah kepadatan di Kota Batam.

"Kedepannya, ini tidak menutup kemungkinan dapat dipasok dari Kabupaten Lingga. Sehingga akan sama-sama saling menguntungkan bagi Kabupaten Lingga sendiri dan juga Kota Batam," jelas dia.

Usai melakukan diskusi di Daik, rombongan BP Batam, bertolak ke Dabosingkep melakukan silaturahmi sekaligus mengukuhkan kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lingga, dihalaman Masjid Azulfa.

Dukung Pembangunan Kabupaten Lingga, Rudi Bakal Bantu Promosi

By On Maret 10, 2022

Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyatakan mendukung penuh pembangunan Kabupaten Lingga.

LINGGA, SOROTTUNTAS.COM - Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyatakan mendukung penuh pembangunan Kabupaten Lingga. Pihaknya ingin, daerah-daerah lain di Kepri dapat berkembang seperti Batam.

Hal itu disampaikan Rudi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lingga, tidak hanya bertemu dengan Bupati Lingga, M Nizar saja tapi dirinya juga turut bertemu dengan masyarakat Kabupaten Lingga di Kecamatan Daik dan Kecamatan Dabo.

"Saya ingin, daerah lainnya di Kepri bisa seperti Batam. Karena itu apa yang bisa kita bantu akan saya coba bantu," kata Rudi, Rabu (9/3/2022)

Salah satunya kata Rudi yang bisa dibantu adalah dengan promosi, pasalnya lambatnya pembangunan di Kabupaten Lingga salah satunya karena minimnya investor yang masuk ke sana.

Karena itu, ke depan pihaknya akan turut membantu mempromosikan Kabupaten Lingga. Pasalnya, banyak potensi yang menarik untuk dikembangkan dan selama ini belum dikelola dengan baik.

"Mungkin nanti bisa kolaborasi atau kerja sama dengan BP Batam," katanya.

"Batam dan Lingga adalah satu kesatuan daerah Kepri, kalau Batam maju maka Lingga juga harus ikut maju," ujarnya.

Kunjungan Kerja ke Kabupaten Lingga, Rudi :  Banyak Potensi Yang Bisa Kita Kembangkan Bersama

By On Maret 09, 2022

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lingga.

BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lingga. Dalam rangka penjajakan kerjasama dengan Pemerintah kabupaten Lingga.

Rudi turut didampingi sejumlah pejabat eselon II baik yang ada di lingkungan Pemko Batam maupun Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Dijelaskan Rudi kunjungan pihaknya ke Kabupaten Lingga adalah ingin melihat potensi-potensi yang mungkin dapat dikerjasamakan.

"Ke depan tentu kita harapkan kerjasama akan dapat terus terjalin dengan baik," kata Rudi, Kamis (9/3/2022).

Karena itu, Rudi sengaja memboyong sejumlah Kepala OPD Pemko Batam dan juga pejabat di BP Batam. Tujuannya secara teknis nantinya kerjasama yang mungkin bisa dilakukan dapat segera dilanjutkan.

"Mungkin setelah ini saya dan Pak Bupati Lingga bisa MoU. Setelah itu Sekda dan OPD nanti yang menindaklanjuti kerjasama itu," ujarnya.

Adapun beberapa potensi yang dapat dikerjasamakan di antaranya terkait hasil pertanian. Selama ini kebutuhan pokok Batam dipasok beberapa daerah dari Jawa dan Sumatera.

Ke depan tentu tidak menutup kemungkinan dapat dipasok dari Kabupaten Lingga. Sehingga akan sama-sama saling menguntungkan bagi Kabupaten Lingga sendiri dan juga Kota Batam.

"Potensi lain terkait ketersediaan air bersih. Mungkin suatu saat juga bisa dikerjasamakan," kata Rudi.

Bupati Lingga M Nizar, menyambut baik kedatangan Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Muhammad Rudi ke Lingga.

Pihaknya juga berharap ke depan kerjasama atau hubungan baik antara Batam dengan Kabupaten Lingga dapat terus terjalin dengan baik.

"Kita punya banyak potensi yang saya kira bisa dikerjasamakan dengan Batam. Misalnya mungkin kita bisa kerjasama dengan BP Batam dalam pengelolaan air minum kemasan, karena kita punya sumber mata air Gunung Daik," katanya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *