Pekerja Yang Diduga Meninggal Akibat Terjatuh Dari Atas Kapal di PT. ASL Tanjung Uncang, Diketahui Masih Satu Tempat Kerja Dengan Bapaknya

Hingga malam hari kediaman keluarga Petrik Natanael Sitompul, korban meninggal di PT. ASL, masih tampak terus dikunjungi oleh para pelayat.










BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Sungguh tidak dapat terbayangkan kesedihan yang dirasakan oleh kedua orang tua dari Petrik Natanael Sitompul, korban meninggal akibat diduga terjatuh dari atas kapal tengker, dengan ketinggian yang diperkirakan sekitar 25 meter, di PT. ASL Tanjung Uncang, Selasa (16/03/2021) pagi.

Diketahui bahwa Petrik Natanael Sitompul yang masih berusia sekitar 21 tahun, baru bekerja disana sebagai Safety di perusahaan PT. Elang Jaya, yang merupakan subcon dari PT. ASL. 

Bahkan diketahui juga, bahwa orang tua (bapak) dari Petrik Natanael Sitompul ini, juga bekerja disana sebagai Safety di PT. ASL, yang merupakan perusahaan induk dari perusahaan PT. Elang Jaya yang bergerak dibidang perkapalan tersebut.

Mengetahui anaknya, terjatuh dari atas kapal, bapak atau orang tua  dari Petrik Natanael Sitompul, sempat berusaha ingin melompat dari atas kapal, untuk menyusul anaknya dibawah sana.

Untungnya rekan korban yang mengetahui aksi itu, langsung berusaha menarik dan mengamankan bapak dari Petrik Natanael Sitompul, supaya tidak nekat terjun dari atas kapal.

"Tadi aku yang nelpon bapaknya, bapaknya aku pegang, kalau nggak mau ikut loncat, kutariklah kubawa kebelakang," jelas rekan korban kepada wartawan.

Selain itu, Benny yang merupakan rekan kerja korban lainnya juga menjelaskan, bahwa korban ini dikenal sangat baik, dan mudah bergaul semasa hidupnya. 

Dirinya mengaku tak menduga kalau Petrik Natanael Sitompul, akan meninggal secepat ini.

"Dia ini budak baik, selain baik dia ini aktif, dan mudah bergaul, saya  gak menduga dan tidak ada firasat, kalau dia ini akan meninggal secepat ini," ucap Benny dengan raut wajah dipenuhi kesedihan.(Ls)


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *