Pulang Melayat Orang Tua Jumpai Anak Sudah Jadi Mayat

 

Mobil Ambulans membawa jenazah almarhum ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.
BATAM, SOROTTUNTAS.COM - Warga Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, dikejutkan dengan ditemukannya mayat seorang gadis (23) tahun tergantung di seutas tali berwarna kuning, di ruang tamu rumahnya dengan kondisi tidak bernyawa, pada hari Minggu (08/05/2022) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan keterangan orang tua almarhum kepada tim identifikasi Kepolisian, sesaat mereka tiba di rumah sepulang dari melayat dari Batu Batam, mereka mendapati rumah dalam keadaan pintu terkunci.

Orang tua almarhum sempat menggedor-gedor pintu rumah namun tidak mendapat jawaban.

Selanjutnya Ayah almarhum mencoba berkeliling rumah dan mendapati jendela bagian belakang rumah dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci.

Mendapati keadaan jendela tidak terkunci dari dalam, Ayah almarhum mencoba masuk lewat jendela. 

Namun alangkah kagetnya dimana setibanya di ruang tamu, Ayah almarhum mendapati putrinya sudah dalam keadaan tergantung di seutas tali.

Dengan kondisi tersebut Ayah almarhum mengaku langsung berlari keluar rumah sambil berteriak ketakutan, yang akhirnya memancing perhatian para tetangga.

"Sepulang melayat dari Batu Batam kami menemui rumah dalam keadaan terkunci. Setelah kami gedor-gedor dan tidak mendapat sahutan dari dalam, saya mencoba berkeliling rumah dan mendapati jendela bagian belakang dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci," jelas Ayah almarhum.

Lanjut Ayah almarhum, "Selanjutnya saya mencoba masuk lewat jendela belakang, setibanya di ruang tamu saya sangat terkejut dan shock melihat putri saya sudah dalam keadaan tergantung dengan kondisi tidak bergerak. Melihat kondisi itu saya langsung berteriak dan lari ke luar rumah," jelas Ayah almarhum dengan kesedihan yang sangat mendalam.

Sementara itu berdasarkan keterangan pacar almarhum di lokasi, diketahui bahwa sekitar pukul 12.00 WIB dirinya masih sempat berkomunikasi dengan almarhum. 

Dalam percakapan telepon pacar korban mengaku sempat mendapat pesan dari almarhum. Kepada pacar korban almarhum sempat minta izin untuk pamit.

"Pertama saya ditelepon dia, terus dimatikan. Tak lama saya di video call dia lewat WA, terus dia bilang saya pamit. Saya tanya, mau kemana? Dia jawab bunuh diri. Mendapat jawaban dia seperti itu, saya sempat bilang, kau serius 'lah," jelas pacar almarhum.

Lanjutnya, "Saya juga heran mendapat pernyataan dia itu, karena saya dengan dia tidak ada masalah. Kami pacaran baru jalan 5 bulan, dan kami nggak ada masalah," jelas pacar almarhum.

Sementara itu di lokasi kejadian pihak Kepolisian melakukan tindakan identifikasi serta memintai keterangan dari beberapa orang saksi. 

Usai dilakukan identifikasi serta pengumpulan beberapa alat bukti oleh pihak Kepolisian, atas permintaan pihak keluarga, akhirnya jenazah almarhum dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan autopsi sekitar pukul 20.06 WIB.

Laporan: Lukman Simanjuntak

Editor: Hendrik Restu F

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *